_The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)_ menyatakan bahwa:
*_“Sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global yang terjadi sejak pertengahan abad ke-20. Sangat mungkin disebabkan oleh peningkatan emisi gas rumah kaca yang diproduksi oleh Manusia”_*
Beberapa contoh kegiatan dan aktivitas manusia yang menghasilkan gas rumah kaca dan jejak karbon yang berpotensi menyebabkan perubahan iklim dan pemanasan global adalah:
Gas karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil sepertit batu bara, minyak bumi, dan gas
Gas Metana (CH4) dan Nitrogen Oksida (N2O) yang dihasilkan dari proses perkebunan dan peternakan
Emisi yang dihasilkan dari perubahan penggunaan lahan tanah seperti deforestasi hutan, pertanian, perkebunan, dan urbanisasi
*_Jejak karbon adalah jumlah dari gas rumah kaca yang diproduksi oleh setiap kegiatan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Biasanya itu dihitung dengan satuan ton ekuivalen karbon dioksida atau CO2._*
Itu juga ada di setiap barang yang kita gunakan dan kita konsumsi lho!
Kok bisa?
Karena setiap barang yang kita gunakan atau konsumsi, juga melibatkan aktivitas manusia kan? dari mulai ekstraksi bahan baku, proses produksi, proses distribusi, hingga barang tersebut sampai di tangan kita dan berpotensi menjadi gunungan sampah.
Termasuk alasan orang2 yang berpindah menjadi vegetarian, disamping alasan kesehatan, juga mengurangi jejak karbon pada saat memelihara hewan sampai bisa dikonsumsi.
Contohnya, 1 kg kopi Costa Rica yang di konsumsi di Eropa menyumbang jejak karbon sebesar 4.82 kg CO2.
Kok bisa??
Hal ini disebabkan proses perkebunan, pengolahan, pengemasan, distribusi, hingga akhirnya kopi tersebut diseduh dan dapat kita konsumsi, melibatkan banyak sumber daya dan aktivitas manusia yang menghasilkan gas-gas rumah kaca.
*_Tentang Gas Rumah Kaca dan Jejak Karbon_*
Gas rumah kaca adalah gas yang ada di atmosfer bumi yang menyerap dan memantulkan kembali radiasi sinar matahari (infra merah) ke permukaan bumi dan menyebabkan efek rumah kaca. Gas rumah kaca terbentuk secara natural di bumi. Namun, sejak revolusi industri, aktivitas manusia menyebabkan produksi gas rumah kaca semakin meningkat. Begitu pula efek rumah kaca yang semakin terasa. Efek rumah kaca inilah yang menyebabkan suhu bumi semakin tinggi dan berpotensi menyebabkan perubahan iklim dan pemanasan global.
Ada beberapa jenis gas rumah kaca yang menjadi penyebab utama pemanasan global.
Yaitu karbon dioksida (CO2), gas metana (CH4), uap air (H2O), Nitrogen Oksida (N2O), dana ozon (O3). Keberadaan masing-masing gas rumah kaca ini di atmosfer memberikan dampak yang berbeda terhadap bumi kita. Karena setiap gas menyerap jumlah panas dan energi yang berbeda dan dideskripskan sebagai _‘GLOBAL WARMING POTENTIAL’ atau GWP._
GWP merupakan indeks yang menunjukkan potensi suatu gas menjadi penyebab pemanasan global dalam waktu tertentu, biasanya 100 tahun.
Nilai indeks CO2 adalah 1, dan indeks gas yang lain menunjukkan potensi gas tersebut sebagai penyebab pemanasan global dibandingkan dengan CO2. Misalnya 1 kg metana menyebabkan 28 kali lebih panas dalam period 100 tahun dibandingkan dengan 1kg CO2.
*_Bagaimana Jejak Karbon dihitung?_*
Jejak karbon biasa dideskripsikan sebagai _“Carbon dioxide equivalent”_ atau “CO2e. Zat yang mengkonversi bahaya dan potensi gas rumah kaca lainnya ekuivalen atau disetarakan dengan bahaya potensi gas karbon dioksida. Jumlah dan potensi gas rumah kaca dapat dihitung dengan cara mengalikan jumlah emisi gas rumah kaca dengan indeks GWP:
Contoh: 1 kg gas metana (CH4) = 1 kg CH4 x 28 = 28 kg CO2e
*_Istilah CO2e ini yang kemudian kita gunakan untuk menghitung dan mendeskripsikan jejak karbon yang dihasilkan dari setiap aktivitas kita._*
*_Lalu, Apa Kaitan Jejak Karbon dengan Kenaikan Suhu Bumi dan Perubahan Iklim?_*
Semakin tinggi nilai indeks jejak karbon yang kita hasilkan, artinya semakin tinggi konsentrasi gas rumah kaca yang ada di atmosfer kita. Konsentrasi gas rumah kaca yang semakin tinggi akan menyebabkan suhu bumi yang semakin meningkat dan akhirnya berujung pada perubahan iklim.
Konsentrasi Gas Rumah Kaca dalam Emisi Karbon di Atmosfer Bumi
Dapat kita simpulkan bahwa semakin besar nilai indeks emisi karbon, maka, semakin besar pula dampak NEGATIF yang kita berikan terhadap Bumi.
Jadi bagaimana?
Masih mau jadi penyumbang terbesar penyebab naiknya suhu bumi dan perubahan iklim dunia?
Yuk kurangi jejak karbonmu mulai hari ini!
Karena keseimbangan ekologis lingkungan merendah hari demi hari, kita perlu beralih ke *_kehidupan yang berkelanjutan/sustainable living._*
Jejak karbon, keseimbangan ekologis lingkungan kita telah terganggu karena ketergantungan kita yang terus meningkat pada sumber daya alam.
Contoh sederhana gaya hidup ramah lingkungan, adalah dengan sadar:
* Matikan lampu dan semua gadget saat Anda tidak di dalam ruangan.
* Tanam pohon dan mendirikan taman kecil di dalam/dekat rumah Anda, lahan kecil bisa menggunakan tabulampot.
* Buat pupuk organik Anda sendiri untuk menjaga tanah tetap sehat (Kompos, MOL, POC dll)
Kurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
* Viralkan pembuatan Eco Enzyme, enzyme sejuta manfaat.
* Cobalah untuk menemukan vendor lokal untuk membeli barang untuk mengurangi penggunaan bahan bakar.
* Gunakan sepeda, atau jalan, untuk perjalanan jarak pendek.
* Daur ulang dan gunakan kembali produk untuk mengurangi limbah.
* Gunakan lampu hemat energi.
• Cobalah untuk membeli barang yang benar-benar Anda butuhkan dan bukan hal-hal yang Anda inginkan.
• Mengurangi pemborosan dalam semua aspek kehidupan.
• Cabut semua peralatan saat tidak digunakan.
• Pakai udara kering alami bukannya menggunakan alat pengering.
• Ambil shower yang lebih pendek dan kurangi pemborosan air.
• Kurangi pembelian dan penggunaan produk sekali pakai, seperti kantong plastik, gelas plastik, pena penggunaan satu kali, dll.
* Dan kegiatan lain yang ramah lingkungan, yang dapat mengurangi dan membayar jejak karbon.
Demikian, setidaknya bila ada orang berbicara tentang Sustainable living dan, atau Jejak karbon, kita sudah mengetahui dan dapat mengikuti.
Dalam Proklim sebagian dari kegiatan/usaha itu disebut *MITIGASI*
*_SEMOGA ADA MANFAATNYA_*
_Dirangkum oleh Artomo dari beberapa sumber tulisan_